Gay dan Biseksual Rentan Terkena Cacar Monyet

Jadi, cacar monyet banyak ditemukan pada laki-laki yang mengidentifikasi diri sebagai gay, biseksual atau yang berhubungan seks dengan pria lain.

Gay dan Biseksual Rentan Terkena Cacar Monyet
Andi Seale (Sumber: who.int)

ANGGOTA Program Infeksi Menular Seksual WHO Andy Seale menyebut laki-laki menjadi paling rentang terhadap penularan penyakit cacar monyet. Hal itu setelah WHO melihat di negara-negara yang baru terkena dampak penyakit cacar monyet tersebut.

Saat diwawancarai Vismita Gupta-Smith dan dikutip dari situs who.int pada Kamis (4/8/2022), di negara-negara yang baru terkena dampak, kasus cacar monyet sebagian besar terfokus pada laki-laki.

BACA JUGA : Ada Gejala Begini, Waspada Penyakit Cacar Monyet

"Ketika kami melihat kasus-kasus itu, kami melihat bahwa sebenarnya laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki," tuturnya.

Jadi, cacar monyet banyak ditemukan pada laki-laki yang mengidentifikasi diri sebagai gay, biseksual atau yang berhubungan seks dengan pria lain.

 

Menurut dia, melalui klinik kesehatan seksual atau upaya contact tracing, memang ada beberapa kasus yang dilaporkan terjadi pada wanita dan anak-anak. Namun jumlahnya sangat terbatas.

"Jadi kami harus menanggapi data. Kami harus benar-benar melihat penargetan sumber daya kami di mana kami tahu infeksi sedang terjadi. Dan saat ini, itu benar-benar terjadi dalam kelompok tertentu," terang Andi.

Untuk sementara, pihaknya memusatkan upaya penanganan pada kelompok gay, biseksual, dan laki-laki lain yang berhubungan seks dengan laki-laki. Pengawasan juga dilakukan dengan ketat pada data untuk melihat apakah wabah akan berkembang di komunitas lain.

Andi menegaskan bahwa siapapun bisa terinfeksi cacar monyet jika bersentuhan dengan virus yang saat ini mulai merebak di puluhan negara di dunia. (*)